PASAR KANGEN JOGJA 2022 : KUMANDHANGE PASAR – ORA CUCUL ORA NGEBUL

Pasar Kangen seperti kita ketahui merupakan acara pameran & bazaar tahunan di Yogyakarta. Acara ini dimulai sejak tahun 2007. Ide awal gagasan ini dicetuskan oleh beberapa seniman perupa, pertunjukan dan aktifis kebudayaan di Yogyakarta yang difasilitasi oleh Taman Budaya Yogyakarta pasca gempa bumi yang melanda Yogyakarta tahun 2006 sebagai konsep pemberdayaan masyarakat untuk bangkit kembali dalam pasca gempa, atau Trauma Healing.

Saat ini Pasar Kangen sudah berusia 16 tahun, dan sempat fakum pada saat pandemi virus corona tahun 2020-2021, tahun ini Pasar kangen memasuki yang ke-14. Selama 10 hari dari tanggal 18 – 27 Agustus 2022 setiap harinya juga dimeriahkan berbagai pertunjukan tradisi dari berbagai daerah di Yogyakarta serta performance art dari seniman seniman Yogyakarta.

Acara dalam Pasar Kangen ini menampilkan beraneka ragam jajanan khas yang unik dan langka yang pernah ada di Yogyakarta dan daerah lain; serta menampilkan, menjajakan barang-barang lawasan serta mainan tempo doeloe.

Suasana Pasar Kangen di area Taman Budaya Yogyakarta

Tema Pasar Kangen 2022 kali ini adalah “Kumandhange Pasar – Ora Cucul Ora Ngebul”, dua tahun Pasar Kangen tidak ada karena pandemi, banyak sektor-sektor kehidupan seolah berhenti seperti Pasar Ilang Kumandhange – Jika ada pasar yang mulai hening, maka perdagangan sudah ada lagi , artinya roda ekonomi akan berhenti dan hubungan sosial juga akan terhenti. (dikutip dari ramalan pujangga Rongo Warsito).

Dalam Pasar Kangen ini pengunjung akan dibawa ke masa tempo dulu bahkan masyarakat dapat bernostalgia di acara festival ini. Spirit dan relasi dari kegiatan ini tidak hanya dialami oleh antar para pedangang, namun kegiatan ini mempertemukan pedagang dengan pembeli sehingga acara ini tidak hanya sebatas transaksi ekonomi namun terjalin relasi kemanusiaan yang intim. Pengunjung akan dapat merasakan nilai-nilai kearifan lokal seperti bertegur sapa sehingga para pengunjung dapat merasakan transaksi jual beli seperti di pasar tradisional.

Tahun 2022 ini peserta pendaftar berjumlah 1300, yang masuk dalam kurasi atau peserta Pasar kangen tahun ini berjumlah 277 peserta, terdiri 170 peserta kuliner, 77 peserta penjual barang-barang lawasan, kerajinan dan komunitas seni yang akan menampilkan aktifitas workshop keseniannya. Peserta telah dipilih melalui kurasi yang berdasarkan atas kriteria Pasar Kangen, adalah jenis kuliner berbasis lokal, dan juga kreatifitas pengolahan pangan berbasis bahan lokal.