Prambanan Jazz Online hadirkan Rio Febrian, Frau dan Langit Sore

Prambanan Jazz Festival, merupakan festival musik berskala Internasional yang pertama kali digelar pada tahun 2015 oleh Rajawali Indonesia (Promotor), dengan konsep perpaduan dari 2 mahakarya, yaitu Musik dan Candi.

Memasuki tahun ke-Enam penyelenggaraannya, Prambanan Jazz Festival #6 | 2020 tak luput dari dampak pandemi Covid 19. Selama pandemi Pemerintah Indonesia berusaha terus menanggulangi penyebaran Covid 19 . Hingga akhirnya bulan Mei 2020 lalu, Presiden Indonesia menginstruksikan sebuah tatanan baru bermasyarakat yaitu New Normal. Dimana masyarakat harus tetap produktif dan tetap menjaga diri agar terhindar dari Covid 19, dengan berkomitmen menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Melalui virtual konferensi pers Anas Syahrul Alimi selaku Founder Prambanan Jazz Festival mengungkapkan; “Kabar baik Yogyakarta perlahan mempersilahkan industri musik untuk berkarya di Yogyakarta dengan protokol kesehatan yang ketat dan menjaga imunitas dengan sangat baik. Industri musik tidak boleh stuck dan harus tetap berjalan. Heritage music concert ini akan terus kami lakukan secara berkala.”

Pandemi saat ini adalah sebuah tantangan baru bagi dunia, khususnya industri hiburan. Sehingga semua dituntut untuk belajar dan berinovasi. Salah satunya adalah dengan hadirnya Prambanan Jazz Online. Setiap tahun Prambanan Jazz Festival sudah menjadi agenda event rutin yang terselenggara di Yogyakarta. Dikarenakan pandemi, event yang semula direncanakan pada 3, 4, dan 5 Juli 2020 harus dijadwalkan ulang menjadi tanggal 30, 31 Oktober & 1 November 2020. Untuk mengobati kerinduan masyarakat pada Prambanan Jazz Festival dan juga menandai bahwa industri hiburan dan pariwisata harus kembali produktif, Rajawali Indonesia menghadirkan Prambanan Jazz Online dengan konsep Live streaming, pada tanggal 18 Juli 2020. Disiarkan langsung dari Candi Prambanan Yogyakarta.

Dengan acara yang dikemas secara online, menjadi rangkaian pre event dari Prambanan Jazz Festival, Prambanan Jazz Online akan menjadi konser musik virtual pertama di Indonesia yang dilaksanakan secara langsung dari situs cagar budaya dalam masa pandemi ini. Pelaksanaan acara akan dilakukan dengan menerapkan standar protokol kesehatan kepada seluruh tim produksi dan penampil, serta dilaksanakan tanpa penonton.

Tovic Raharja selaku Direktur Utama Rajawali Indonesia menambahkan; “Prambanan Jazz Online melibatkan gugus covid dalam menjalankan konser ini, tidak ada penonton namun standard protokol kesehatan berlaku bagi seluruh penampil dan crew yang harus bertugas. Meskipun ini new normal tapi kita harus bergerak dan beradaptasi.”

(*)