Monday , August 21 2017
Home / Film / Film SITI tayang di Bioskop

Film SITI tayang di Bioskop

#SITIdiBioskopFilm SITI produksi Fourcolours Films Jogjakarta yang sebelumnya beredar di sirkuit Festival Film International dan berhasil mendapatkan penghargaan Film Terbaik, Penata Musik Terbaik serta Penulis Skenario Asli Terbaik di Festival Film Indonesia 2015 akhirnya ditayangkan di seluruh bioskop di Indonesia pada tanggal 28 Januari 2016. Semua jaringan bioskop di Indonesia akan memutar film SITI, yaitu Cinema XXI, CGV Blitz, Cinemaxx, dan juga jaringan bioskop independen.

Film yang mengambil setting lokasi di Pantai Parangtritis, Jogjakarta, film ini telah melakukan perjalanannya selama hampir  setahun sejak diputar perdana di Jogja Netpac Asian Film Festival ke-9 tahun 2014. Apresiasi yang sangat bagus telah dituai film SITI, diantaranya mendapatkan penghargaan Best Performance di Singapore International film Festival 2014, Best Scriptwriting di Shanghai International Film Festival ke-18 2015, Film Panjang Terbaik AFI (Apresiasi Film Indonesia) 2015, Honourable Feature Mention di Toronto Asian Reel Film Festival 2015, Special Mention di Five Flavours Film Festival 2015 serta  serta berhasil masuk di berbagai festival film bergengsi di luar negeri diantaranya: Udine Far East Film Festival (Italy), Telluride Film Festival (America Utara), Vancouver International Film Festival, International Film Festival Rotterdam, Viennale International Film Festival, Hamburg Film Festival. Setelah diputar dan mendapatkan beberapa penghargaan di luar negeri kemudian mendapatkan pengakuan serta diapresiasi dengan sangat bagus adalah sebuah kebanggaan tersendiri bagi Fourcolours Films.

Film SITI yang diproduseri oleh Ifa Isfansyah ini menceritakan tentang kehidupan seorang perempuan penjual peyek jingking di sekitar pantai Parangtritis, Yogyakarta. Semenjak sang suami lumpuh akibat kecelakaan sewaktu melaut, Siti harus berjuang menghidupi Anaknya (Bintang Timur Widodo), Ibu Mertua (Titi Dibyo) dan Suaminya (Ibnu Widodo). Siti harus menambah penghasilan dengan menjadi wanita pemandu karaoke. Pekerjaan Siti yang baru ini mengakibatkan suaminya diam tidak mau bicara pada Siti. Siti menjadi jengkel pada suaminya. Perkenalannya dengan Gatot, seorang polisi (Haydar Saliz), di tempat karaoke membuat hati Siti bimbang. Semakin bimbang ketika Gatot yang menyukai Siti mengajak Siti menikah dan meninggalkan suaminya. “Saya tidak pernah merencanakan SITI release di bioskop, karena pada awalnya film ini akan diedarkan hanya lewat Festival Film International. Tapi atas apresiasinya terhadap film ini yang luar biasa, banyak pihak yang mendukung saya untuk akhirnya menayangkan ini di jaringan bioskop komersial. Tentu kami saya senang!” kata Ifa Isfansyah. Ifa Isfansyah benar-benar mempercayakan penuh penggarapan ini kepada sutradara Eddie Cahyono karena memang percaya bahwa Eddie paham betul dengan apa yang yang ingin ia sampaikan. “Ini seperti setelah melakukan perjalanan panjang, kemudian pulang dan disambut dengan luar biasa. Bangga sekali! ” Ujar Eddie Cahyono.

Sejak ditayangkan di Festival Film Rotterdam, sebuah sales agent International, Asian Sahdows, yang berbasis di Hong Kong menyatakan ketertarikannya untuk ikut mempertemukan film SITI pada penonton yang lebih luas. “Saya tidak mencari film karena melihat negaranya. Tapi saya mencari film yang bagus, dan menurut saya Siti adalah film yang bagus. Dan saya senang saat Siti berasal dari Indonesia, karena saya tidak begitu tahu tentang perfiman Indonesia. Dengan begitu saya memperluas wawasan saya dengan film ini” Ujar Isabelle Glachant dari Chinese Shadows setelah menandatangani kontrak sebagai Agen Penjualan Internasional untuk film SITI.

Setelah ditayangkan secara umum ditempat-tempat terbatas, terlebih setelah memenangkan Film Terbaik di FFI 2015, banyak sekali pihak-pihak yang mendukung SITI untuk masuk ke jaringan bioskop komersial agar dipertemukan dengan penontonnya yang lebih luas. “Ini film terbaik yang harus ditonton! Ujar sutradara senior Garin Nugroho. “Jika  suatu saat ada pihak-pihak yang membawa film ini ke bioskop, kamu harus menyisihkan uangmu untuk menonton film keren ini” ujar movee.web.id salah satu situs di internet. Bahkan beberapa netizan setelah kemenangan SITI di FFI membuat gerakan di sosial media dengan tagar #SitiMasukBioskop untuk mendukung agar SITI sesegera mungkin ditayangkan di bioskop.

“SITI adalah salah satu dari film alternatif berkualitas yang sudah seharusnya mempunyai kesempatan lebih untuk bertemu dengan penonton. Oleh karena itu kami ingin sekali memberikan ruang tersebut. Semoga film ini bisa lebih banyak lagi ditonton oleh masyarakat Indonesia secara luas” ujar Totot Indarto dari Dewan Kesenian Jakarta.

Pemain:
Siti : Sekar Sari
Bagas : Bintang Timur Widodo
Bagus : Ibnu Widodo
Simbok : Titi Dibyo
Sri : Delia Nuswantoro
Wati : Chelsy Bettido

Tim Produksi Fourcolours Films Jogjakarta
Director/Scriptwriter : Eddie Cahyono
Producer : Ifa Isfansyah
Producer Executive : Ifa Isfansyah dan Silvia Indah Rini
Line Producer : Yosi Arifianto
DOP : Ujel Bausad
Art Director : Luki Ucok Janarko
Wardrobe : Pradani Ratna
Music & Sound : Krisna Purna
Editor : Greg Arya
Int’l Sales Agent : Asian Shadows

About Redaksi Eventweb

Check Also

Makassar Film Festival 2013

Demi menjawab kelangkaan film-film berkualitas dari Timur Indonesia, Makassar Film Festival digelar perdana di tahun …