Monday , November 20 2017
Home / Komunitas / GERMAN FILM CLUB spesial Climate Art Festival 2013
let's share your delicacy with us

GERMAN FILM CLUB spesial Climate Art Festival 2013

GERMAN FILM CLUB spesial Climate Art Festival 2013
5-6 Oktober 2013 jam 17.00 -20.00 wib
Kedai Kebun Forum Jl.Tirtodipuran Yogyakarta

Sabtu, 5.10.2013, 17:00
„Was tust du eingentlich?“ („Apa yang sebenarnya kau lakukan?”
Katrin Rothe,2008, Jerman, 2,45 Menit

Sinopsis :
Film animasi pendek ini mempresentasikan kumpulan pernyataan mengenai pertanyaan “Apa yang kau lakukan terhadap perubahan iklim?” Jelas sekali perubahan iklim adalah sesuatu yang disadari banyak orang. Tetapi, dari wawancara juga terlihat bahwa kebanyakan tak tahu bagaimana jalan keluarnya. Muncul pertanyaan: Apa yang dapat saya lakukan terhadap perubahan iklim?
===========================

Sabtu, 05.10.13, 17:00
“Menschen Träume Taten” (“Manusia Mimpi Perbuatan“)
Andreas Stiglmayer, 2007, 90 menit

Sinopsis :
Provinsi Jerman Timu di tahun 90an. Satu grup terdiri dari sekitar 120 orang mendirikan pemukiman ekologis yang dikelola sendiri bernama „Sieben Linden“. Didorong oleh utopia mengenai satu kehidupan yang bertanggung jawab dan tak merugikan lingkungan, mereka membangun satu desa mini yang di dalamnya semua bidang kehidupan ditata dengan baik selaras dengan alam. Dalam hal ini mereka diperhadapkan bukan hanya dengan masalah organisasi dan keuangan saja, tapi terutama kesulitan sosial. Karena keseimbangan antara kebutuhan masing-masing orang dan kepentingan kehidupan berkelompok harus diolah terus menerus. Walau demikian sebagian besar penduduk pemukiman tersebut sudah puas dengan bentuk kehidupan yang mereka bangun itu. Mereka memanfaatkan seluruh tenanga untuk merealisasikan impian mereka.
===========================

Sabtu, 05.10.13, 20:00
„Wenn der Eisberg kalbt“ („Kalau Gunung Es Mencair“)
Sylvie Hohlbaum; 2002, Jerman, 6 Menit

Sinopsis :
Manfred Binder ialah seorang „Penemu“ di propinsi Hessen. Buat Manfred kiamat yang disebabkan oleh perubahan iklim hanyalah masalah waktu saja. Pemecahannya untuk menyelamatkan manusia setelah naiknya permukaan air laut ialah membuat „kapsul penyelamatan“ raksasa yang berenang di lautan.
============================

Sabtu, 05.10.13, 20:00
„Über Wasser“ (“Tentang Air”)
Udo Maurer;2007;Austria/Luxemburg, 82 Menit

Sinopsis :
Air merupakan sumber paling penting untuk kehidupan manusia. Tapi saying semakin sulit mendapatkan air bersih. Melalui perubahan iklim masalah air di banyak bagian dunia semakin sulit.
Dalam tiga episode hasil pengamatan intensif si pembuat film, diperlihatkan dalam film ini bagaimana manusia berkonfrontasi dengan fenomena berbeda seperti musim kemarau, banjir dan pencemaran air minum. Di Bangladesh rumah-rumah dijadikan kapal, di Kazakhstan desa-desa nelayan berubah menjadi pantai setelah laut aral menghilang; di kawasan kumuh Nairobi air minum menjadi barang dan menjadi masalah hidup dan mati. Di samping nasib individual, film ini juga membuka satu hal lagi: akibat dramatis dari perubahan iklim justro terjadi di Negara-negara yang sumbangsihnya terhadap kerusakan iklim kecil sekali.
=============================

Minggu, 06.10.2013; 17:00
“Die Konsequenz” (“Konsekuensi”)
Klaus Georgi; 1986, Jerman,2 Menit

Sinopsis :
Para penonton di bioskop memandang terpaku pada layar: di depan pintu kereta mobil-mobil berhenti dengan knalpot yang menyedihkan. Orang yang berdiri di belakang batuk, binatang-binatang di hutan batuk, hutan batuk, bumi pun batuk. Film selesai, para penonton bertepuk tangan dan bergegas keluar – ke mobil mereka masing-masing. Ketidakselarasan antara apa yang diketahui dan tingkah laku, dipresentasikan dalam waktu dua menit saja.
================================

Minggu, 06.10.2013, 17:00
„Age of Stupid“
Franny Armstrong; 2009, Inggris, 92 Menit

Sinopsis :
Tahun 2055 bencana karena perubahan iklim memusnahkan manusia. Die tengah-tengah lautan berdiri “Arsip” terakhir peradaban manusia. Satu-satunya pegawai yang tertinggal (Pete Postlethwaite) memandang kembali pada berita di permulaan abad ke21, ketika masih ada cara untuk menghindari bencana ini. Film ini menghubungkan tingkat bercerita fiksi dengan elemen-elemen dokumenter, di mana dia menjiplak arah dari bencana ekologis ini dari perspektif masa depan. Di atas semuanya ada satu pertanyaan: Kenapa kita tak menangani nasib kita selama kita masih punya kemungkinan menanganinya? Dalam hal ini tidak hanya kaitan-kaitan perubahan iklim saja dipaparkan, melainkan juga penghalang-penghalang, baik secara individual maupun budaya yang membuat penanganan masalah ini menjadi sulit.
=================================

Minggu, 06.10.2013, 20:00
„Der Kreis” („Lingkaran“)
Klaus Georgi, 1988, Jerman, 3:25 Menit

Sinopsis :
Sebuah perusahan raksasa mengeluarkan asap hitam dari cerobong asapnya yang tak terhitung jumlahnya. Orang-orang di sekitar tempat itu harus pakai masker. Paprik iru bekerja tanpa henti. Mesin demi mesin berejer dan terus bekerja. Semua mesin itu memproduksi masker.
==================================

Minggu, 06.10.2013, 20:00
„Recipes for Disaster“
John Webster; 2008, Finlandia, 85 Menit

Sinopsis :
Bagaimana seseorang bisa mengatasi masalah lingkungan, itulah yang digumuli juga oleh sutradara film John Webster. Dalam filmnya ini dia membuat percobaan sendiri, bagaimana gaya hidup yang miskin CO2. Lebih dari setahun dia dan keluarganya hidup selaras dengan lingkungan: mereka menolak menggunakan mobil, listrik atau barang-barang plastic dan juga menganti makanan mereka dengan produk local. Walau menghadapi banyak halangan dan perlawanan tapi merelka tetap jalan terus karena mereka juga merasa kebebasan baru – film ini menceritakan semua pergumulan ini dengan cara yang jenaka tapi otentik. Di film ini dia tidak hanya memperlihatkan ketidakselarasan yang tebuka antara kenyataan masa kini dan gaya hidup masa depan, melainkan juga adanya kualitas hidup yang lebih baik yang tersembunyi dalam perubahan. Dari memiliki menuju eksistensi.
=====================================

FREE !!
Goethe-Institut Program Jogja

About asti kusuma a. wardani

Yogyakarta

Check Also

Road To Soundrenaline 2017 Cirebon

Di tahun 2017 sektor investasi dan bisnis sedang menjadi primadona bagi kota Cirebon. Moda transportasi …