Saturday , November 18 2017
Home / Seni&Budaya / TBY Tampilkan Kesenian Langka Rinding Gunungkidul
let's share your delicacy with us

TBY Tampilkan Kesenian Langka Rinding Gunungkidul

kesenian1YOGYA (KRjogja.com) – Taman Budaya Yogyakarta (TBY) kembali menggelar berbagai pertunjukkan kesenian tradisi, Minggu (28/4) mulai pukul 10.30-17.00. Salah satu kesenian yang ditampilkan adalah kesenian Rinding asal Gunungkidul.

Menurut Sri Eka Kusumaningayu, ketua panitia ajang bertajuk Gelar Seni TBY ini, kesenian Rinding adalah kesenian asli Gunungkidul yang kini sudah langka. Kesenian ini merupakan warisan nenek moyang dari sejak zaman dulu kala, dengan mengandalkan alat musik rinding, alat musik yang ditempelkan di depan bibir, untuk ditiup, dan ditarik menggunakan tangan kanan untuk memainkannya, hingga mengeluarkan suara unik dan khas.

“Ketika para leluhur masih memuja Dewi Sri sebagai dewi padi, dimana mereka menciptakan alat musik rinding dan gumbeng dari bambu yang banyak tumbuh di sekitar permukiman penduduk,” ujarnya.

Menurut tradisi, ketika memuja Dewi Sri, warga biasanya membawa padi pertama hasil panenan sebagai persembahan. Padi tersebut diarak dari sawah menuju rumah warga dengan diiringi suara meriah dari rinding gumbeng. Kemeriahan rinding gumbeng pun dipercaya menyenangkan hati sang Dewi sehingga mendatangkan berkah panenan melimpah.

“Tidak banyak publik kesenian Jogja mengenal kesenian Rinding ini, maka TBY berupaya mengenalkan kesenian tersebut kepada masayarakat Yogyakarta secara melalui program pentas rutin bulan di TBY kali ini,” imbuh Sri Eka.

Selain kesenian Rinding, sebelumnya juga tampil kesenian karawitan dari kelompok Prasasti UGM, Pusat Olah Seni ‘Retno Aji Mataram’, dan kesenian Kuntulan dari Sleman.

“Pertunjukkan ini terbuka untuk umum dan gratis, tujuannya agar masyarakat bisa mengapresi kesenian tradisi dan tumbuh kecintaan pada kekayaan kesenian yang kita miliki,” tandas Sri Eka.

About Redaksi Eventweb

Check Also

Jogja International Street Performance 2017 : Jogja The Dancing City

Pada tahun 2017 ini, Jogja International Street Performance mengambil tema #5 Jogja The Dancing City …